Analisis-analisis Kajian Ahlussunnah wal jamaah tentang Maulid Nabi yang dibid`ahkan oleh wahabi

 

1.       Kelahiran adalah momentum terpenting dalam penanggulangan sejarah setiap manusia

2.       Kelahiran manusia istimewa Rasulullah SAW adalah sebuah keniscayaan

3.       Proses kelahirannya adalah ditandai dengan fenomena-fenomena alam yang sangat luar biasa sebagai sambutan kepada Rasulullah SAW.

4.       Indikasi akan kelahirannya sudah menjadi perhatian serius antara ahli kitab.Tanda-tandanya sudah dikemukakan oleh para ahli kitab

5.       Menyambung rantai sejarah agar tidak terputus secara tidak langsung terus mengupdate sejarah kelahiran Nabi.

6.       Ribuan kitab merekam kejadian dengan berbagai sudut pandang.

7.       Peringatan maulid sebagai media efektif untuk menyampaikan biografi Rasulullah SAW.

8.       Peringatan Maulid Nabi sebagai sarana syiar Islam yang memiliki muatan positif, motivasi bersedekah dan nilai-nilai positif lainnya.

9.       Maulid terbuka sebagai ruang kreatif untuk menggelar variasi kegiatan.

10.   Banyak sekali keberkahan (littabarruk) , litholabul ilmi , lil mahabbbah,lil istisyfa (Syafaat) & Litta`dzim.

11.   Sebagai sarana tahunan , Massive serempak di seluruh dunia.

12.   Upaya untuk tetap menjaga “Mahabbah” /rasa cinta kepada Rasulullah SAW , tetap stabil & Konstan.

13.   Isi acara maulid sepenuhnya kegiatan positif .Tidak ada yang menyatakan syirik.

14.   Figur pribadi rasul sebagai”Uswatun Hasanah” terkhusus di bulan Rabiul Awwal

15.   Kedalaman/kelengkapan sejarah Rasulullah SAW tidak akan pernah habis dan kering.

16.   Dengan perayaan maulid ini, Tidak sedikit mustami sampai meneteskan air mata.

17.   Rentang waktu 1400 tahun tidak menjadi rentang kendala terjaganya informasi yang berkaitan dengan Rasulullah SAW.

18.   Sebab maulid banyak muslim mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW dengan hafal Diba` , simtudduror dll

19.   Tidak ada biografi manusia besar dan hebat  yang selengkap biografi rasulullah SAW.Hadits menjadi bagian dari biografi Rasulullah SAW.

20.   Sebagai Motivasi Ikhlas karena ekspressi Mahabbah.Ekspresi yang tidak dapat di nilai.

21.   Puasa Senin adalah bentuk peringatan dari Nabi atas kelahirannya.

22.   Tidak ada efek negatif dari maulid nabi yang sudah terjadi dan berlangsung ratusan tahun dan lebih banyak nilai positifnya.

23.   Bangsa yang besar adalah yang mampu mengagungkang sejarah bangsanya.







24.   Kelompok yang sinis kepada nabi terbantahkan dengan maulid Nabi

25.   Peringatan maulid sebagai sarana motivasi umat perlu dengan tuntunan bukan tontonan.

26.   Sejarah tidak dapat dimanipulasi meskipun banyak tempat-tempat yang di hancurkan.

27.   Akibat terlalu gegabah dan ceroboh perilaku hukum “Syirik” banyak yang di SYIRIKAN

28.   Peringatan Maulid Nabi merupakan aktifitas ceria, damai dan menghibur.

29.   Karena Maulid tercipta beberapa kitab khusus . Banyak yang mencitakan kitab-kitab maulid yang disampaikan dengan sederhana , simple dan memiliki nilai sastra yang sangat tinggi.

30.   Kitab Maulid bukan hanya untuk dibaca tapi dihafalkan karena kesadaran.

31.   Kelahiran seseorang sebagai ukuran penting dan sebuah identitas.

32.   12 Rabiul Awwal menjadi pengetahuan masyarakat luas.

33.   Hanya kelahiran Nabi  rekaman peristiwanya disajikan secara utuh , baik yang rasional dan Irrasional.

34.   Tidak takutkah yang generasi muda tidak mengenal Nabi Muhammad SAW.

35.   Maulid tidak jarang menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah kering baik ilmuan muslim bahkan para orientalis.

36.   Peringatan Maulid bisa di ikuti lintas generasi, strata sosial, pendidikan dll.

37.   Pihak yang membidahkan terlalu picik dan kerdil hanya karena alasan tidak dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

38.   Dibalik membidahkan ada sekenario besar untuk menghancurkan umat Islam.

39.   Non Muslim yang tidak senang islam di support untuk memecah belah

40.   Secara tidak disadari gerakan membidahkan dapat mereduksi , menegasi , mengurangi kemuliaan pribadi rasul dihadapan manusia.

41.   Memvonis maulid Nabi . Bukan Ritual dan bukan sarana .Bukan sunat Ibadah Mahdzoh

42.   Tidak bisa membedakan ritual & budaya lokal.Hanya aksesoris

43.   Kelahiran  nabi Muhammad merupakan bagian kegembiraan kepada Nabi-nabi sebelumnya.Sudah di ekspos

44.    Pengingkaran kepada kelahiran Nabi – Penyakit hati dan degradasi Iman

45.   Cerminan berfikir sempit dan kerdil- Hari senin sebagai peringatan –aspek yang lain tidak di bidahkan.

46.   Nilai Positif manfaat dan maslahat – Penguatan Iman, Tholabul Ilmi, sedekah dsb.

47.   Kesinambungan proses penyampaian biografi Nabi Muhammad SAW.

48.   Merupakan referensi tentang dinamika masyarakat – Ilmu budaya yang diangkat sedikit demi sedikit.

49.   Maulid merupakan forum ekspresi kegembiraan , senang, cinta dan rindu.

50.   Menghidupkan momentum yang penting sama dengan menghidupkan agama.

51.   Selain maulid nabi, banyak momentum yang lainnya seperti tahun baru hijriyah.

52.   Di Indonesia sudah berlangsung di Istana merdeka sejak tahun 1946 disiarkan masal.

53.   Tidak adanya sifat “Hilm” yang suka membidahkan maulid nabi

54.   Zaman nabi tidak ada peringatan maulid.Hal ini terlalu kecil, karena pada saat itu masih sibuk dengan dakwah dll.

55.   Wahabi miskin bacaan , informasi dan pemahaman.

56.   Hidup akan gersang , monoton dan kaku hanya terjebak dengan kegiatan rutin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan kaum tertindas

How Madrasah can compete in Globalization and Information Era?

Dua Langkah Jitu Mengubah Hidup dari NOL jadi SUCCESS POLL